Waspadai Gejala Berat badan turun drastis, Banyak makan dan minum, sering lemas, sering buang air kecil

| June 16, 2012 | 0 Comments

Apakah anda suka melakukan hal-hal seperti ini

1. Minum teh

Segelas teh manis kira-kira mengandung 250 – 300 kalori sedangkan kebutuhan kalori wanita dewasa rata-rata 1.900 kalori per hari. Dari teh manis saja kita sudah mendapat kan 1.000-1.200 kalori, belum lagi ditambah tiga kali makan nasibeserta lauk pauk. Jika setiap hari anda kelebihan kalori, berhati hatilahdengan Obesitas dan Dabetes.

Aternatif pengganti teh manis, yaitu air putih atau teh tanpa gula. Jika masih ingin teh manis, Batasi konsumsi gula tidak lebih dari 2 sendok teh sehari.

Waspadai Gejala Berat badab turun drastis

Waspadai Gejala Berat badab turun drastis

2. Gorengan

Gorengan adalah salah satu faktor resiko tinggi pemicu penyakit degeneratif, seperti  kardiovaskular, diabetes melitus, dan stroke.

Aternatif pengganti gorengan adalah kacang jepang atau kue buah

3. Cemilan

Cemilan mengandung hidrat arang tinggi tanpa kandungan serta pangan yang memadai, semua makanan itu digolongkandalam makanan dengan  glikemik indeks tinggi ( potensi meningkatnya glukosa darah ) sehingga dapat menyebabkan obesitas da diabetes. Ganti cemilan tersebut dengan potongan buah segar.

4. Kurang tidur

Jika kualitas tidur tidak di dapat, metabolisme menjadi terganggu. Kurang tidur selama tiga hari akan menngakinatkan kemampuan tubuh memproses glukosa menurun drastis. Artinya , resiko diabetes meningkat.

Oleh sebab itu , usahakan untuk tidur tidak kurang dari enam jam sehari. Namun idealnya adalah delapan jam sehari

5. Malas beraktivitas fisik

Masyarakat di kota lebih memilih mengendarai motor dibandingkan sepeda . Jadi, mereka yang aktivitas fisiknya sedikit, memiliki risiko obesitas lebih tinggi dibandingkan meraka yang rajin melakukan aktivitas fisik., misalnya bersepada, jalan kaki, atau aktivitas lainnya.

6. Stress

Saat stress datang, tubuh akan meningkatkan produksi hormon epinephrine ( homon yang memicu reaksi terhadap tekanan dan kecepatan gerak tubuh ) dan kortisol supaya gula darah naik dan ada cadangan untuk beraktivitas. Namun, Kalau gula darah terus dipicu tinggi karena karena stress berkepanjangan tanpa jalan keluar, sama saja dengan bunuh diri pelan-pelan.

Solusinya, bicarakan semua masalah yang mengendap dalam hati. Jangan disimpan sendiri.

7. Kecanduan rokok

Resiko perokok aktif terhadap diabetes sebesar 22 persen. Naiknya resiko diabetes tidak cuma disebebkan oleh rokok, tetapi kombinasi berbagai gaya hidup tidak sehat, seperti polo makan dan olah raga.

Konsumsi pengganti diantaranya permen bebas gula. cara yang lebih progresif adalah mengikuti hinoterapi.

8. Menggunakan pil Kontrasepsi

Kebanyakan pil kontrasepsi terbuat dari kom-binasi hormon estrogen dan progestin, atau hanya progestin. Pil Kombinasi sering menyebabkan perubahan kadar gula darah. Kerja pil kontrasepsi berlawanan dengan kerja insulin. Karena kerja insulin dilawan, pankreas dipaksa bekerja lebihkeras untuk memproduksi insulin. Jika terlalu lama dibiarkan, pankreas menjadi letih dan tidak berfungsi dengan baik.

Solusinya adalah Batasi penggunaan pil-pil hormonal,  jangan lebih dari 5 tahun.

9. Takut kulit menjadi hitam

Wanita dengan asupan tinggi vitamin D dan kalsium berisiko paling rendah terkena diabetes tipe 2. selain dari makanan, sumber vitamin D terbaik ada di sinar matahari. Dua puluh menit paparan sinar matahari pagi sudah mencukupi kebutuhan vitamin D selama tiga hari. Vitamin D juga membantu Keteraturan metabolisme tubuh, termasuk gula darah.

Solusinya, gunakan krim tabirsurya sebelum ” berjemur ” Dibawah sinar matahari. Berjemurlah di pagi hari sekitar 10-15 menit.

10. Keranjingan soda

Peningkatan konsumsi minuman bersoda meningkatkan berat badandan risiko diabetes. Kenaikan risiko tersebut terjadi akibat kandungan pemanis yang ada dalam minuman bersoda. Selain itu, asupan kalori cair tidak membuat kita kenyangsehingga terdorong untuk minum lebih banyak.

Waspadailah jika anda mulai merasakan gejala berat badan turun drastis, banyak makan dan minum, sering lemas, serta sering buang air kecil karena itu adalah tanda-tanda dari diabetes.

Sumber: Buku Baca pesan tubuhmu dan tindak lanjuti gejalanya
oleh  : Dr. Setyadi budiono

 

Baca artikel lainnya : Pencegahan dan pengobatan wasir

Category: Uncategorized

About the Author ()

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Get an awesome sticky message bar!Download
Copy Protected by Chetans WP-Copyprotect.